Holla...

Senin, 18 Februari 2013 - Diposting oleh Ochadon di 07.08
Hallo..
Hmm bingung mau nulis apa. Tapi sebelum nulis, pengen ngakak dulu ngeliat tampilan dan postingan-postinganku di blog ini WAKAKAKAKAKAKAK sungguh alay akut. Huhu sangat memalukan. Sebagai anak gaul aku merasa gagal -_-
Ini postingan pertama setelah setahun aku ngga nulis haha. Sebenernya lebih seneng baca-baca blog orang sih daripada nulis di blog sendiri. Jujur aku sangat malu kalo tulisanku dibaca orang -_- "Helooooo, emang ada yang baca????!" huahahaahaa kemudian bunuh diri.
Well, setelah setahun ngga nulis di blog tiba-tiba aku pengen mendaur-ulang blog ini menjadi benda eh benda ato apa yah, yang lebih berguna dan bermanfaat bagi orang lain, yah seengganya buat aku si pemilik blog lah. Gausah muluk-muluk pengen berguna buat orang lain, kalo buat diri sendiri aja belum bisa berguna #tsaaaahh
Selama ini aku gentayangan kesana kemari baca-baca ato sekedar liat-liat blog orang dan ternyata blog aku ini sangat suram, nestapa, dan menyedihkan. Jauh dari kata bagus apalagi sempurna :| sungguh kasian dan aku merasa berdosa telah mempermalukan diri sendiri lewat blog ini -__-
Ok, mulai detik ini aku akan memperbaiki semuanya. Yeaaaay!!! Semangaaaaattt!!! Catet yah, aku akan berusaha untuk memperbaiki semuanya. Hap hap hap..
:)

Hello 2012!!

Kamis, 05 Januari 2012 - Diposting oleh Ochadon di 02.59
Hey wassaaaaapp!! Huhu udah lama banget aku ngga nulis di blog ini, maafkan aku sayang aku memang bukan pemilik blog yang baik. Btw aniway busway kolong wewe HAPPY NEW YEAR evribadeeeehh!!!! (*backsound : suara fireworks eve cyaaaarrr cetaarrr byaaaarr byur byar byur).



Ok, hari ini udah hari ke-5 di tahun 2012. Waaaa waktu cepat sekali berlalu ahuhuu ahuhuu. Perasaan baru kemaren diospek jadi mahasiswa baru, sekarang udah mau semester 6 dan berarti semester paling tua di kampus. What??! Tua?! Oh no, I think being kid is fun woohooo.. Haha sok muda, sok imut cuih :p
Umm, jujur sore ini aku nulis karna emang udah kangen banget sama blog dan yang paling absurd adalah aku ngga tau mau nulis apa muahahaheheheu. Well, banyak banget yang udah aku lewatin di tahun 2011 kemaren. Seneng, susah, sedih, galau, pokoknya semua fun. Aku selalu menganggap semua yang terjadi pada hidupku adalah fun. Yeah HAHAHA (*ketawa setan).
2012 kaya apa yah? Hmm be nice plissss, semoga kita bersahabat dan apa yang belum tercapai di tahun-tahun sebelumnya bisa tercapai di tahun ini. Amin. Ayo semua bilang amin, "Amiiiiiiiinnn" bagus bagus semoga resolusi kalian juga bisa terwujud ;)
Oh iya ngomong-ngomong soal 2012, sebelum akhirnya kita sampai di tahun ini *halah* banyak banget kan berita-berita dan gossip absurd tentang apa yang bakal terjadi di tahun ini, dari mulai bencana lah, apa lah, sampe kiamat lah (*naudzubillah) sumpah ini gossip terabsurd banget super duper hiper mega absurd!!! Hello siapa eloh gitu sampe sok-sok ngeramal kalo tahun ini bakal kiamat? Grrrrr. Ok, saya memang tidak bisa ngeramal, saya bukan Mama Laurent ataupun Mama Lemon tapi saya merasa sedikit terganggu dengan berita tersebut apalagi ngeliat orang-orang yang super parno pas denger berita itu. Krr poor you! Hehe kenapa jadi aku yang absurd dan ngga jelas begini yah? Kan tadi sudah saya bilang bahwasanya saya tidak tau mau menulis apa dalam blog ini HAHAHA (*ketawa ala kuntilanak). Ah sudahlah daripada kita saling mengabsurdkan diri mendingan kita saling berdoa dan mendoakan semoga tidak lagi terjadi bencana-bencana alam di tahun ini, semoga Indonesia dan seluruh dunia baik-baik saja, sejahtera nan makmur subur indah, bahagia selamanya, sakinah mawadah warrahmah. Amiiiiiiinn...
Umm, kayanya segitu dulu deh besok disambung lagi (*besoknya entah kapan hahaha) :p
Dadah dadaaaahh :* :* :*

TEMPAT YANG NYAMAN UNTUK HEWAN KESAYANGAN

Jumat, 08 April 2011 - Diposting oleh Ochadon di 03.29
Bagi sebagian orang, mungkin mereka merasa risih atau jijik jika harus tinggal bersama dengan binatang. Namun lain halnya dengan para pecinta binatang. Bukan hanya bersedia tinggal bersama, mereka juga sangat memperhatikan kenyamanan dan kesehatan binatang peliharaan mereka. Bahkan ada sebagian dari mereka yang lebih memperhatikan binatang kesayangan mereka daripada dirinya sendiri. Selain itu, banyak sekali kita jumpai komunitas-komunitas pecinta binatang. Dari situlah mereka bisa berbagi pengalaman dan juga tips-tips menjaga dan merawat bintang kesayangan mereka.
Para penyayang binatang akan merasa sangat cemas dan khawatir ketika binatang mereka terserang penyakit atau mungkin saat terlihat tidak sehat seperti biasanya. Hal ini diperlukan perhatian khusus dan cara penanganannya pun berbeda dengan manusia. Banyak alternatif bagi pecinta binatang untuk memeriksakan dan mengobati binatang kesayangan mereka. Yang tergolong praktis dan sering mereka lakukan yaitu membawa binatang mereka ke dokter hewan. Hal ini tentu lebih baik daripada hanya membiarkan hewan kesayangannya dirumah atau mengobatinya dengan seadanya saja. Namun, mungkin banyak juga para pecinta binatang yang masih ragu dan kurang mempercayai kredibilitas dokter khusus hewan tertentu. Setiap orang pasti membutuhkan rekomendasi atau referensi tentang dokter hewan yang sudah tidak diragukan lagi kredibilitasnya.
Selain dokter khusus hewan, banyak juga klinik-klinik hewan yang menyediakan pelayanan dan pengobatan khusus untuk hewan. Berikut ini salah satu alternatif menarik dan juga solusi bagi para pecinta binatang yang masih bingung untuk memeriksakan dan mengobati binatang kesayangan mereka. Rumah Sakit Hewan Prof. Soeparwi Fakultas Kedokteran Hewan UGM. Rumah sakit ini merupakan rumah sakit pendidikan yang mengamalkan tiga unsure Tridarma Perguruan Tinggi, yaitu:
  1.      Bidang pendidikan: Melatih mahasiswa tingkat profesi (calon dokter hewan).
  2.      Bidang penelitian: Merupakan sarana dan prasarana untuk melakukan penelitian.
  3.       Bidang pengabdian: Merupakan sarana pengabdian masyarakat, yaitu secara langsung melakukan layanan kesehatan hewa kepada masyarakat yang berupa pemerikasaan, diagnosis, pengobatan, dan pencegahan. Pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terhadap pasien hewan kecil, hewan besar, eksotis, awuatic, unggas, wild animal, dll.
Dengan fasilitas ruang dan alat medis yang lengkap serta ditangani oleh para ahli dan dokter hewan bergelar Doktor dan Profesor dari UGM yang pasti sudah tidak diragukan lagi kemampuan dan kredibilitasnya. Rumah Sakit Hewan Prof. Soeparwi saat ini berada dan dikelola oleh UGM yang memiliki berbagai pelayanan khususdan sangat lengkap untuk pecinta hewan yang menginginkan pelayanan terbaik bagi hewan mereka, seperti: pemeriksaan kesehatan rutin, pelayanan kesehatan untuk hewan sakit, vaksinasi, diagnosis, grooming,perawatan gigi, bedah minor dan mayor, perawatan rawat inap, perawatan hewan lansia, obat-obatan, pet shop, control berat badan, konsultasi kesehatan, pemeriksaan Laboratorium, dan juga rujukan dari dokter yang membutuhkan.
Jadi, bagi para pecinta hewan tidak perlu bingung lagi harus kemana jika hewan kesayangannya terserang penyakit dan membutuhkan perawatan dan pelayanan khusus serta ditangani langsung oleh para ahli. Cukup datang dan percayakan pada Rumah Sakit Hewan Prof. Soeparwi, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada yang beralamat di Sekip Unit II, Yogyakarta 55281, Indonesia.  Dapat juga menghubungi (0274) 560862/ 562861 (telp/Fax), email: rshfkh@ugm.ac.id. Dengan waktu pelayanan: Senin – Sabtu dari jam 08.00 – 16.00, khusus untuk hari Jumat, pelayanan hanya sampai jam 15.00. (adv)

tugas Radio Ad "Waroeng Steak & Shake" versi TTS

Rabu, 06 April 2011 - Diposting oleh Ochadon di 01.33
Radio Ad “Waroeng Steak & Shake”                                                                       
JUDUL : TEKA TEKI SILANG

AMBIENT : SUARA JANGKRIK AGAK JAUH DI LUAR RUMAH (SEORANG CEWEK SEDANG MENGISI TTS)

FVO       : Mendatar : tempat makan, berjualan, dengan ejaan lama, 7 huruf.
MVO     : WAROENG
FVO       : Menurun : lawan kata mahal
MVO     : Murah
FVO       : Makanan Eropa, daging dipotong-potong. 5 huruf
MVO     : Yee itu mah STEAK
FVO       : Mendatar : tempat yang menyediakan steak murah meriah, cuma dua huruf nih. Apaan?
MVO     : Waduh apaan ya?
FVO       : Apaan dong? Katanya lu pinter!
MVO     : Ooh, gw tau! WS
FVO       : WS apaan?
MVO     : Waroeng Steak!
FVO       : Emang murah?
MVO     : Yeee, katro’ ni anak. Makanya jangan cuman maen TTS mulu!

ANNCR : NGGA USAH BINGUNG DAN BANYAK MIKIR. LANGSUNG BUKTIIN AJA KE WAROENG STEAK & SHAKE. BISA MAKAN ENAK DENGAN HARGA MURAH

FVO       : Woi, gw udah ke WS. Gila enak & murah bangeeeet, kembaliannya bisa gw pake buat beli TTS lagi deh..
MVO     : Hahahahahaaa

Jilbab - Antara Pilihan, Kesiapan, & Keberanian

Selasa, 15 Maret 2011 - Diposting oleh Ochadon di 07.53
Jilbab. Kata yang sering kita dengar, benda yang sering kita lihat bahkan memakainya. Tapi apakah definisi atau pengertian jilbab itu sendiri saya juga belum memahaminya. Bagi masyarakat Indonesia, jilbab umumnya diartikan sebagai selendang yang menutupi kepala hingga ke leher dan dada. Namun saya juga pernah mendapati pengertian kata jilbab dalam kamus entah itu apa namanya saya lupa, yaitu disebutkan bahwa jilbab adalah pakaian yang luas untuk wanita yang dapat menutupi seluruh tubuh atau pakaian luar yang dikenakan di atas pakaian rumah seperti mantel.
Nah tapi bukan tentang pengertian jilbab dll yang akan saya post disini.
Yah, saat ini saya seorang mahasiswi tingkat dua di sebuah perguruan tinggi negeri Islam di Yogyakarta. Secara dari judulnya saja, sudah pasti semua mahasiswinya dijawibkan untuk memakai jilbab ketika kuliah. Walaupun jujur sebenarnya saya juga tidak pernah membaca ada aturan tertulis tentang kewajiban untuk memakai jilbab bagi mahasiswi (ato mungkin sayanya yang ngga baca?haha). Peraturan yang pernah saya baca hanya "semua mahasiswa diwajibkan untuk berpakaian sopan dan rapi, dan tidak diperbolehkan memakai sandal ketika kuliah".
Tapi sebagai seorang mahasiswa saya juga harusa tahu diri dan bisa menempatkan diri dimana saya berada. Karena saya kuliah diperguruan tinggi islam dan semua orang memakai jilbab, maka saya juga memakai jilbab. So, inti dari kalimat tersebut adalah "saya berjilbab karena kuliah". Ya memang begitu adanya. Saya terlahir dari orang tua yang menganut agama islam dan berarti saya juga seorang muslim. Ibu saya berjilbab (belum begitu lama juga), tante, budhe, kakak sepupu saya juga mayoritas memakai jilbab. Jadi mungkin dari seluruh keluarga besar pihak ibu, hanya saya yang tidak berjilbab. Tentu ada alasan atas keputusan saya ini.
Tante saya sering bilang kepada saya, "berjilbablah, perempuan yang sudah baligh itu diwajibkan untuk menutup aurat". Bahkan hampir setiap bertemu dengannya saya selalu mendengar kalimat itu. Lain halnya dengan ibu saya, karena ibu saya tidak pernah menuntut saya untuk berjilbab yang penting tetap berpakaian sopan. Lalu apakah alasan saya mengapa saya tidak berjilbab?
Sebagai seorang muslim yang sudah baligh mungkin memang seharusnya saya sudah berjilbab. Namun memang sampai saat ini saya belum mendapatkan ilham atau istilahnya "ngeh/ srek" untuk berjilbab. Bagi saya, jilbab itu sakral dan berat, bukan hanya sekedar "alat" atau "benda" namun juga perilaku seseorang yang memakainya. Sederhananya orang yang memakai jilbab tentu semua tingkah lakunya tersorot oleh orang lain dan mereka dituntut harus menjaga sikap dan perbuatan (sebenernya orang yang berjilbab pun juga gitu sih) sehingga tidak menimbulkan maksiat misalnya "itu pake jilbab tapi kok gitu sih?". Nah secara batiniah, saya benar-benar belum siap kalau suatu saat nanti saya harus mendengar kalimat tersebut, atau mungkin saya terlalu takut dengan kalimat itu. Tapi bukan berarti juga tingkah laku saya ngga bener juga, hanya masalah kesiapan saja. Setiap orang kan berbeda, baik watak, prinsip, dan juga mental. Secara mental mungkin saya siap, namun secara prinsip saya belum siap karna bagi saya, prinsip itu menyangkut siapa kita, seperti apa kita, dan kita adalah sopir bagi diri kita sendiri. Jadi singkatnya, saya belum siap untuk berjilbab.
Kemudian masalah study saya yang mengharuskan saya untuk berjilbab. Mungkin hampir puluhan kali saya mendengar kalimat ini : "kuliah dimana mbak?" saya : "di UIN", "loh, kok ngga pake jilbab?". Setiap kali saya mengulang moment-moment seperti ini, pengeeeeeeeen sekali rasanya saya teriak keras-keras ditelinga orang itu bahwa "SAYA BUKAN 'UIN', SAYA ADALAH DIRI SAYA". Tapi mungkin terlalu naif juga kalau saya melakukan hal itu. Ok fine, saya mengerti. Saya mahasiswa uin dan saya harus membawa nama baik almamater saya. Tapi tidak dengan menjadi orang lain dan meninggalkan diri saya sendiri.
Nah, masalah terakhir, seringkali saya share dengan teman-teman saya "apakah saya terlalu egois atau idealis?". Banyak dari mereka yang kemudian memberi komentar, "kenapa tidak dicoba? Bukan soal siap atau ngga siap, tapi soal berani atau ngga berani?". Ok, saya sejenak terdiam mendengar kalimat itu. Simple tapi nusuk banget. Jadi kesimpulannya, saya belum berani melawan ke-idealis-an saya, "belum" bukan berarti tidak. So, mungkin memang saat ini saya belum siap tapi siapa tau suatu saat nanti saya akan benar-benar siap. Tapi yang jelas, saya tidak pernah munafik untuk mengakui, saya berjilbab karena kuliah bukan karena saya ingin berjilbab.
Berkali-kali saya mengungkapkan bahwa hidup itu pilihan, dan untuk saat ini, iniliah pilihan saya.